An old man watches TV inside his home inundated by the food in Sayung village, in Demak, Central Java, on Feb 7, 2021. (Antara Photo/Aji Styawan)

Hundreds Evacuated as Floods Hit Several Areas in Central Java

BY :ANTARA PHOTO

FEBRUARY 08, 2021

Jakarta. Floods following heavy rains that started on Saturday has inundated several areas in Central Java, including Semarang, the hometown of President Joko "Jokowi" Widodo, and displacing hundreds of people. 

Central Java's Regional Disaster Mitigation Agency (BPBD) reported severe floods in Demak and Kudus districts, where floodwater — of 170 centimeters deep in some places — submerged at least 4,420 houses. Around 28,000 people were affected by the flood, and at least 576 have to leave their homes to find refuge in temporary shelters. 

The heavy rainfall put parts of Kota Lama, Semarang's old city famous among travelers, underwater. Motorcyclists had to carry his bike into carts to cross the "Little Netherland" area.

Kereta Api Indonesia, the state-owned railway operator, reported that its Semarang operation branch had to divert some train routes because floodwater submerged the tracks in some areas. Severe traffic jams also occurred on North Java coastal road or Jalur Pantura from Kudus to Semarang.

 

Karyawan mengukur ketinggian banjir pada lintasan kereta api di Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Akibat banjir setinggi hingga 70 cm tersebut, PT KAI (Persero) DAOP 4 Semarang mengalihkan sejumlah rute perjalanan kereta api. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.
A worker measures floodwater depth at Tawang Station, in Semarang, Central Java, on Feb 6, 2021. (Antara Photo/Aji Styawan)
Warga mendorong sepeda motornya yang mogok di jalan yang terendam banjir di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Sejumlah jalan di kawasan cagar budaya dengan julukan 'Little Netherland' yang dibangun pada masa pemerintahan Kolonial Belanda sekitar abad ke-18 itu terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara sekitar 20- 60 cm akibat curah hujan tinggi sejak Jumat (5/2) malam. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.
A man pushes his bike during the flood at Kota Lama in Semarang, Central Java, on Feb 6, 2021. (Antara Photo/Aji Styawan)
Warga mendorong sepeda motornya yang mogok dengan mengarungi jalan yang terendam banjir di Jalan Raya Arteri Soekarno-Hatta, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021).  Sejumlah jalan protokol maupun alternatif di Kota Semarang terendam banjir dengan ketinggan bervariasi antara sekitar 20 sentimeter hingga sekitar 1 meter akibat curah hujan tinggi sejak Jumat (5/2) malam serta kurang lancarnya drainase yang menyebabkan lalu lintas terganggu. ANTARA FOTO/Aji Styawan/foc.
A man pushes his bike during flood at Jalan Raya Arteri Soekarno-Hatta in Semarang, Central Java on Feb, 6, 2021. (Antara Photo/Aji Styawan)
Sopir mencuci truk di jalan jalur Pantura yang tergenang banjir, Desa Jati Wetan, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (7/2/2021). Banjir dengan ketinggian hingga 50cm akibat curah hujan tinggi itu menyebabkan kemacetan dari arah Kudus menuju Semarang sejak Sabtu (6/2) lalu. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/rwa.
A driver washes his truck during flood at Pantura, Jati Wetan Village, Kudus, Central Java on Feb, 7, 2021. (Antara Photo/Yusuf Nugroho)
Sejumlah anak bermain di genangan banjir, di Dukuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (8/2/2021). Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir dengan ketinggian hingga 170 centimeter yang merendam 13 desa di kecamatan Mejobo, Jati dan Undaan lebih dari sepekan akibat curah hujan tinggi serta meluapnya sungai Lusi dan Wulan itu menyebabkan sebanyak 17.614 jiwa terdampak dan 4.420 rumah terendam serta 576 warga mengungsi. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/hp.
Children play during flood at Jati Wetan Village, Kudus, Central Java on Feb, 8, 2021. (Antara Photo/Yusuf Nugroho)
Pedagang bakso berjalan di jalan perkampungan yang tergenang banjir berwarna merah di Jenggot, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Menurut warga setempat, air banjir berwarna merah itu disebabkan oleh pencemaran limbah pewarna batik berwarna merah karena di lokasi tersebut terdapat ratusan pelaku usaha batik. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/foc.
A man pushes his bakso, an Indonesian meatball soup dish, cart through red-colored floodwaters in Jenggot, Pekalongan, Central Java, on Feb 6, 2021. Residents said the red color came from the dye used in batik production in the area. (Antara Photo/Harviyan Perdana Putra)
Warga menyelamatkan pakaian kering menggunakan ember saat melintasi jalan desa yang terendam banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (7/2/2021). Berdasarkan data dari Kantor Balai Desa Sayung, sebanyak 3.161 keluarga dengan total 10.297 jiwa yang tersebar di delapan dukuh di desa tersebut terendam banjir dengan variasi ketinggian sekitar 40-120 cm disebabkan oleh curah hujan tinggi serta meluapnya Sungai Dombo Sayung. ANTARA FOTO/Aji Styawan/rwa.
A woman carries several dry clothes using a plastic bucket as a floating device as she walks inside the flood at Sayung Village, Demak, Central Java, on Feb 7, 2021. (Antara Photo/Aji Styawan)
Seorang warga memasak di dalam rumahnya yang terendam banjir di Kelurahan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Menurut data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, sekitar 76 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan di Kota Semarang terendam banjir akibat curah hujan tinggi sejak Jumat (5/2) malam. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.
A man cooks inside his home during flood at Tanjung Mas, Semarang, Central Java on Feb, 6, 2021. (Antara Photo/Aji Styawan)
Seorang warga mengeringkan sejumlah dokumen berharga milik keluarganya yang basah terendam banjir di Kelurahan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Menurut data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, sekitar 76 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan di Kota Semarang terendam banjir akibat curah hujan tinggi sejak Jumat (5/2) malam. ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.
A woman dries her important document during the flood at Tanjung Mas, Semarang, Central Java, on Feb 6, 2021. (Antara Photo/Aji Styawan)
Warga korban banjir mengungsi di Balai Desa Jati Wetan, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (7/2/2021). Sebanyak 335 jiwa dari sembilan desa di Kecamatan Jati, Undaan dan Mejobo diungsikan karena wilayahnya terdampak banjir meluapnya sungai Dawe, Piji dan Juwana. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/rwa.
Flood victims evacuate to Jati Wetan village hall at Kudus, Central Java, on Feb 7, 2021. (Antara Photo/Yusuf Nugroho)

 

SHARE