A 'Lebaran Ketupat' parade featuring 'Topat,' rice cakes wrapped in coconut leaves, at Batulayar Beach near Lombok, West Nusa Tenggara. (Antara Photo/Ahmad Subaidi)

More Rice Cakes After Idul Fitri? Why Not!

BY : TELLY NATHALIA & ANTARA

JUNE 15, 2019

Jakarta. You wouldn't believe it, but Indonesian Muslims didn't use to eat rice cakes during Idul Fitri. The delicacy, called ketupat, used to appear on dinner tables only seven days later, during Lebaran Ketupat, or "Rice Cake Idul Fitri."  

The tradition is no longer popular in Indonesia, but is being revived in some regions. On Wednesday, the official day of Lebaran Ketupat, Muslims all over the country celebrated the tradition in a variety of ways – riding a hot air balloon, joining a panjat pinang contest (climbing a slippery pole to claim prizes), or feeding ketupat to hungry cows. 

After all that, it was time to eat the soft, fluffy rice cakes! They are most commonly served as a rice substitute in traditional dishes like soto ayam (chicken soup) or pecel (vegetable salad with peanut sauce).

In some parts of Indonesia, though, the rice cakes themselves are replaced with something more local. In Gorontalo on the island of Sulawesi, Lebaran Ketupat is the time for dodol (toffee) and nasi jaha (sticky rice cooked in bamboo).

Seorang bocah melayani warga yang ingin menikmati hidangan ketupat gratis di Kampung Sukolilo, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/6/2019). Tradisi Lebaran Ketupat yang dirayakan pada hari ketujuh setelah Hari Raya Idul Fitri di kampung tersebut dimeriahkan dengan membagikan hidangan ketupat secara gratis kepada warga lainnya sebagai ungkapan rasa syukur dan mempererat persaudaraan. ANTARA FOTO/Moch Asim/aww.
Rice cakes are traditionally served with savory broth during Lebaran Ketupat in Surabaya, East Java. (Antara Photo/Moch. Asim)
Warga membawa gunungan ketupat coklat saat kitab ketupat Coklat di kawasan wisata Kampung Coklat Blitar, Jawa Timur, Rabu (12/6/2019). Kirab ketupat berbahan olahan beras dan bubuk coklat tersebut dalam rangka tasyakuran warga setempat dalam memperingati hari ke-7 bulan syawal atau yang lebih dikenal dengen tradisi Lebaran Ketupat. ANTARA FOTO/Irfan Anshori/aww.
A rice cake 'tumpeng' ('rice mountain') flavored with chocolate being paraded in Blitar, East Java, to celebrate Lebaran Ketupat on Wednesday. (Antara Photo/Irfan Anshori)
Sejumlah sapi memakan gunungan ketupat saat Kirab Lebaran Sapi di Mlambong, Sruni, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (12/6/2019). Tradisi kirab lebaran sapi yang telah dilakukan turun temurun saat bulan Syawal tersebut merupakan tradisi warga lereng Gunung Merapi setempat sebagai wujud syukur atas hasil hewan ternak sapi mereka yang sehat dan dapat berkembang biak dan menjadi sumber penghasilan ekonomi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/nz.
Rice cakes fed to cows during a Lebaran Ketupat celebration in Boyolali, Central Java, on Wednesday. (Antara Photo/Aloysius Jarot Nugroho)
Participants from various regions in Pekalongan bring their colorful balloons with unique motives and paint job  during Java Traditional Balloon Festival Pekalongan 2019 at the Hoegeng Stadium, Pekalongan, Central Java, Wednesday (12/06). (Antara Photo/Harviyan Perdana Putra)
A Lebaran Ketupat hot air balloon festival in Pekalongan, Central Java, on Wednesday. (Antara Photo/Harviyan Perdana Putra)
Warga mengikuti lomba panjat pinang di perairan pelabuhan Jepara, Desa Ujungbatu, Jepara, Jawa Tengah, Rabu (12/6/2019). Warga nelayan setempat menggelar lomba panjat pinang di laut untuk memeriahkan tradisi Syawalan atau Lebaran ketupat serta sebagai hiburan warga. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/nz.
'Panjat pinang,' a game where boys climb a slippery pole to claim prizes, in Jepara, Central Java, on Wednesday. (Antara Photo/Yusuf Nugroho)
Sejumlah anak mengikuti lomba renang dengan ember di perairan pelabuhan Jepara, Desa Ujungbatu, Jepara, Jawa Tengah, Rabu (12/6/2019). Lomba renang dengan mengggunakan ember sebagai pelampung itu untuk memeriahkan tradisi Syawalan atau Lebaran ketupat serta sebagai hiburan warga. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/NZ.
A 'swim with buckets' race in Jepara, Central Java – a local Lebaran Ketupat tradition. (Antara Photo/Yusuf Nugroho)
Nelayan merapikan alat tangkapnya saat tidak melaut di Kampung Nelayan Tamberu, Sampang, Jawa Timur, Senin (10/6/2019). Hingga H+5 idul fitri 1440 H. sebagian nelayan di daerah itu memilih tidak melaut dan akan beraktivitas setelah lebaran ketupat. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/hp.
Fishermen in Sampang on the island of Madura fix and clean their fishing equipment, a long-held tradition on the eve of Lebaran Ketupat. (Antara Photo/Saiful Bahri)

 

 

 

 

SHARE